Ini Cerita unik dan kalau boleh jujur saya mendapatkannya dari sebuah Web., ( maaf mungkin jiblak, tapi ngak papa yaaa... ) Ceritanya begini :
Ada sebuah cerita tentang penyelundupan, Kisah ini terjadi didaerah perbatasan antara negara tercinta ini dengan negara tetanggakita yang serumpun ( Malaysia). Ada Seorang petugas Kepolisian Perbatasan yang bernama, sebut saja Dahlan, dia bertugas untuk mengawasi jalur lalu lintas yang melintasi perbatasan tersebut, terutama yang membawa barang - barang yang mencurigakan.
dan ada sesuatu yang setiap hari membuat Dahlan selalu berfikir keras dalam menghadapi tugasnya sebagai penjaga.
Setiap hari ada lelaki tua yang melintasi Pos Penjagaan lintasan antar negara tersebut dengan membawa sepeda, Gerak - gerik penjaga tersebut cukup mencurigaakan menurut Dahlan sang polisi.Tetapi setiap diperiksa dan digeledah tidak pernah bisa ditemukan barang - barang yang mencurigakan.
Kejadiaan tersebut berlanjut dan terus setiap harinya, bulan bahkan bertahun - tahun, yang membuat Dahlan makin penasaran , tetapi tidak pernah tahu apa yang disembunyikan oleh bapak tua bersepeda tersebut.
Hingga tiba waktunya sang Polisi perbatasan tersebut dipindah tugaskan ditempat lain.Dan tanpa sengaja suatu hari Dahlan bertemu dengan kakek tua pengendara sepeda yang dia temui setiap hari di pos penjagaan, karena saking penasarannya dengan barang apa yang diselundupkan oleh orang tua tersebut. maka Dahlan bertanya kepada orang tersebut.
" Pak. sebenarnya apa sih yang bapak selundupkan waktu itu ?" kata Dahlan
sambil tersenyum bapak itu balik bertanya" benar Pak Polisi pengin tahu yang saya selundupkan !"
"iya lah , pak !! karena setiap kali saya geledah tidak pernah saya temukan sesuatuun yang bisa dianggap barang selundupan !!" kata Dahlan kembali
" bener..pengen tahu, tapi Bapak janji yaa...tidak akan lapor pada siapapun!"
" Saya Janji Pak'Kata Dahlan kembali
" yang saya selundupkan sebenarnya adalah " SEPEDA "!!
" H a h.????????????/
( itulah teman sekelumit cerita , yang mungkin biasa untuk sekedar kita baca, meskipun kita pasti tersenyum simpul, (seperti halnya saya pertama kali baca artikel ini) , tapi makna yang terkandung sangat dalam yaitu kita sering menyalahkan dan mencari - cari hal kecil yang untuk dijadikan masalah. padahal masalah terbesar yang ada didepan mata ternyata tak terlihat... tolong direnungkan yaaa...wassalamm

